MANADO, Humas Polda Sulut – Pengurus Daerah (PD) Bhayangkari Sulawesi Utara (Sulut) menggelar ceramah tentang Kekerasan Dalam Rumah Tangga (KDRT) serta lomba merias wajah, fashion show serta keluwesan antar Bhayangkari cabang, Jum’at (28/09/2018), pagi, di Graha Bumi Beringin, Manado.
Kegiatan dalam rangka Hari Kesatuan Gerak Bhayangkari (HKGB) ke-66 tahun 2018 ini, dibuka oleh Ketua Pengurus Daerah Bhayangkari Sulut, Ny. Ruthy Bambang Waskito. “Lomba ini bukan untuk mencari siapa yang menang ataupun yang kalah, melainkan sebagai ajang untuk mengaktualisasikan diri serta mengembangkan talenta yang dimiliki Bhayangkari,” ujarnya.
Materi KDRT disampaikan oleh Kabag Psikologi Biro SDM Polda Sulut, AKBP Andi dan Kanit Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA) Ditreskrimum, Kompol Elisabeth. Kabag Psikologi mengajak seluruh Bhayangkari untuk menghindari KDRT dalam bentuk apapun.
Sementara ketiga perlombaan tersebut berlangsung seru dan meriah. Untuk lomba merias wajah dan fashion show, diikuti 16 perias dan 16 model yang berasal dari Bhayangkari cabang. Lebih menarik lagi, busana yang dikenakan merupakan hasil rancangan Bhayangkari.
Sedangkan lomba keluwesan, para peserta mengenakan PSR Bhayangkari. Lomba ini terbagi dalam 2 kategori, yakni PSR berhijab dan tidak berhijab. Dalam lomba rias wajah ini, Bhayangkari bekerjasama dengan produk kosmetik LT Pro.
Ketiga lomba dinilai oleh tim juri berjumlah tiga orang, yakni Intan Sri Astuti (Dinas Parwisata Provinsi Sulut), Viane (LT Pro) serta Keisy Mawey (Noni Sulut 2017).
Berikut hasil lomba antar Bhayangkari cabang tersebut:
– Lomba merias wajah: juara 1 Bitung, juara Manado, juara 3 Minahasa.
– Lomba fashion show: juara 1 Minahasa, juara 2 Sangihe, juara 3 Manado.
– Lomba keluwesan berhijab: juara 1 Talaud, juara 2 Minahasa, juara 3 Manado.
– Lomba keluwesan tidak berhijab: juara 1 Bitung, juara 2 Satbrimob dan juara 3 Tomohon.



