
Tribratanews.com- Mantan Kepala Divisi Hukum Kepolisian Republik Indonesia, Inspektur Jenderal (Irjen) Polisi Syahrul Mamma, telah mendaftarkan diri untuk ikut seleksi Calon Pimpinan (Capim) Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).
Syahrul Mamma, beserta Perwira Tinggi lainnya, memang telah mendapat restu dari institusi Polri. Namun tetap saja pencalonan tersebut adalah urusan pribadi, bukan karena membawa kepentingan institusi.
Syahrul Mamma lahir di Ujungpandang (sekarang Makassar), Sulawesi Selatan, pada 26 Februari 1958. Ia menamatkan pendidikannya di AKABRI pada 1982.
Saat mendaftar sebagai calon pimpinan KPK, Jenderal dengan tanda dua bintang di masing-masing bahunya ini, tengah menjabat sebagai Perwira Tinggi Staf Sumber Daya Manusia (Pati SSDM) Polri yang ditugaskan di Kementerian Koordinator Politik Hukum dan Keamanan Bidang Koordinasi Keamanan Nasional.
Sebelumnya, pada 2005, Syahrul Mamma didaulat menjadi Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda Metro Jakarta Raya. Setahun kemudian, ia diangkat menjadi Kepala Unit II Dit V/Tipiter Bareskrim Polri. Tak heran kiranya jika Kadiv Hubungan Masyarakat Polri, Irjen Pol Anton Charliyan, menyebutnya sebagai salah satu pakar reserse.
Berikut jejak jabatan Syahrul Mamma dihitung sejak 2003:
– 2003 : Kapoltabes Palembang
– 2004 : Kapolres Metro Jakut
– 2005 : Direskrimsus Polda Metro Jaya
– 2006 : Kanit II Dit V/Tipiter Bareskrim Polri (2006)
– 2009 : Irwasda Polda Sulsel
– 2010 : Irwil II Itwasum Polri
– 2011 : Wakapolda Sulsel
– 2012 : Sahlisospol Kapolri
– 2014 : Kadiv Hukum Polri
– 2015 : PATI SSDM Polri Penugasan Kemenkopolhukam Bid Kordinasi Keamanan Nasional. (it)
