Bus TransJakarta yang melayani jalur Dukuh Atas-Ragunan dievakuasi setelah menabrak 8 sepeda motor dan 3 mobil di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2015). Usai melakukan pengisian BBG di SPBU Mampang busway tersebut langsung melaju dan menabrak sejumlah kendaraan bermotor, seluruh korban luka dilarikan ke RS Medistra dan RS JMC. Sedangkan supir yang sempat melarikan diri saat ini diamankan di Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran. Wahyu Wening/tribratanews.com
Bus TransJakarta yang melayani jalur Dukuh Atas-Ragunan dievakuasi setelah menabrak 8 sepeda motor dan 3 mobil di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan, Senin (22/6/2015). Usai melakukan pengisian BBG di SPBU Mampang busway tersebut langsung melaju dan menabrak sejumlah kendaraan bermotor, seluruh korban luka dilarikan ke RS Medistra dan RS JMC. Sedangkan supir yang sempat melarikan diri saat ini diamankan di Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, Pancoran.
Wahyu Wening/tribratanews.com

Tribratanews.com – Direktorat Lalu lintas (Dirlantas) Polda Metro Jaya menetapkan Udang Kurniawan (26) sopir bus Transjakarta dengan nomor polisi B 7500IX sebagai tersangka usai diketahui menabakak delapan sepeda motor dan empat unit mobil di Mampang Prapatan, Jakarta Selatan. Akibat peristiwa tersebut, tujuh orang mengalami luka-luka dan harus dilarikan ke rumah sakit RS Medistra dan RS JMC untuk menjalani perawatan intensif.

Kepala Unit Kecelakaan lalu lintas Polda Metro Jaya, AKP Samakun mengatakan hingga saat ini sopir masih diperiksa secara intensif di gedung Gakkum Polda Metro Jaya. Penyidik sudah menetapkan sopir tesebut sebagai tersangka.

“Sudah jadi tersangka, tapi masih diperiksa secara intensif,” ujar Samakun kepada wartawan, Senin (2015/6/22).

Atas tindakannya tersebut, Samakun melanjutkan, Udang Kurniawan akan dijerat dengan Undang-undang Lalu Lintas Pasal 310 ayat 3 karena diduga lalai sehingga mengakibatkan orang terluka.

“Untuk pasal masih kita bahas,” ujarnya.

Seperti diketahui, sebuah bus Transjakarta menabrakat delapan sepeda motor dan empat unit mobil di Jalan Mampang Prapatan, Jakarta Selatan.

[Agung Maryana]