13062085_229753560715291_5590712466233771614_n

MANADO, Humas Polda Sulut – Menindaklanjuti laporan warga yang telah lama terusik dengan aktifitas sejumlah anak remaja yang hampir setiap malam berkumpul di salah satu bengkel yang ada di jalan Sea, Kelurahan Malalayang Satu.

Tim Paniki yang dipimpin oleh Iptu Joudy Koyuko, langsung mendatangi lokasi yang dimaksud. Alhasil, delapan remaja yang antaranya dua perempuan berhasil diamankan saat sedang berpesta lem ehabond. Kedelapan ABG itu langsung digiring ke Polresta Manado, Rabu (20/4) malam, sekitar pukul 23.00 wita.

Berdasarkan informasi yang dirangkum. Malam itu Tim Paniki Polresta Manado, sementara menggelar patroli rutin guna mencegah terjadinya kasus kriminalitas. Saat berpatroli, Tim Paniki mendapat laporan dari warga mengenai kegiatan sejumlah ABG yang dimaksud. Tidak menunggu lama, Tim Paniki bentukan Kapolresta Manado, Kombes Pol Rio Permana Mandagi itu langsung bergerak menuju lokasi yang dimaksud. Alhasil, kedelapan anak remaja itu berhasil diamankan bersama sejumlah kaleng lem Ehabond yang beberapa diantaranya telah habis dihirup.

Adapun para ABG yang diamankan yakni masing-masing berinisial ES (22), warga Malalayang Dua, MK (19), warga Malalayang Dua, RS (15), warga desa Lolak Bolmong, BL (14), warga desa Warembunga, RW (18) warga Malalayang. Sedangkan kedua perempuan yakni Putri (15) dan Anya (16), mengaku belum sempat menghirup barang mematikan tersebut.

Kasubbag Humas Polresta Manado, AKP Agus Marsidi, ketika dikonformasi membenarkan penangkapan tersebut. “Para anak remaja hanya diberikan pembinaan, lalu dizinkan dijemput oleh keluarga mereka,” ujar Marsidi.