Kerahkan Tim DVI, Polri Gerak Cepat Berikan Pertolongan Korban Kerusuhan Laga Arema Vs PersebayaPolisi Bagikan Makanan untuk Korban Bencana Kebakaran Pasar AmurangAncam Selingkuhan dengan Pisau, HR Diamankan Tim Resmob Polres BitungKapolda Sulut Bersama Forkopimda Minsel Tinjau Lokasi Kebakaran Pasar 54 AmurangCegah Gangguan Kamtibmas Malam Hari, Polresta Manado dan Jajaran Gencarkan Program ‘Sibulan’Antisipasi Gangguan Kamtibmas, Polresta Manado Gelar KRYDPolres Minsel Gelar Upacara Hari Kesaktian PancasilaPolres Minsel Gelar Latihan Pra Operasi Zebra Samrat 2022Personel Polres Kepulauan Talaud Lakukan Tes Mapping PsikologiWakapolres Kepulauan Talaud Terima Kenaikan Pangkat PengabdianKapolda Sulut Pimpin Upacara Hari Kesaktian Pancasila13 Anggota Polri Mendapatkan Kenaikan Pangkat, Ini DaftarnyaPolres Minsel Kawal Penyampaian Petisi Kelompok Masyarakat Desa RaprapPolres Minsel Amankan Tahap Penetapan Calon Hukum Tua di 42 DesaTim Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Penanganan Dumas di Polres MinselPolsek Maesa Amankan Terduga Pelaku Pengancaman dengan Sajam di Kakenturan DuaDukung Penilaian Adipura, Polres Tomohon dan Bhayangkari Gelar Jalan Sehat Sambil Bersihkan SampahTim Resmob Polresta Manado Amankan Penjambret Handphone Milik Siswi SDTim Patroli Presisi Polres Kotamobagu Dapati Sekelompok Remaja ‘Ngelem’Polisi Berikan Materi Pencegahan Bahaya Narkoba di Melonguane TimurRespon Laporan Warga, Polsek Belang Amankan Pria Mabuk Bawa Sajam di Desa BorgoBerkas Perkara Ferdy Lengkap, Mahfud Apresiasi Kerja Keras dan Profesionalitas Polri - KejagungBerkas Dinyatakan Lengkap, Polri: Bukti Komitmen Usut Tuntas Kasus Duren TigaDiduga Dua Kali Cabuli Korban, BS Diamankan Polsek MatuariKapolsek Wori Tinjau Langsung Pengamanan Pilhut di Sejumlah DesaPolda Sulut Terima Kunjungan Kerja Dalam Negeri Setjen Wantannas RIPolsek Miangas Salurkan Bansos kepada Warga Kurang MampuPukul Teman Pesta Miras, NG Diamankan Tim Resmob Polres BitungKapolresta Manado Cek Pengamanan Pilhut di WoriDit Resnarkoba Polda Sulut Amankan Dua Tersangka Sabu di Minahasa TenggaraPersiapan Pengamanan G20 di Bali, Kakorlantas Imbau Hal Ini ke MasyarakatSatu Personel Polresta Manado Terima Kenaikan Pangkat PenghargaanKapolres Kepulauan Talaud Sampaikan ini di Gereja Germita Imanuel LirungKapolda Sulut Sharing Wawasan Kebangsaan di Politeknik Negeri ManadoPelaku AR Serahkan Diri ke Polsek Mapanget Usai Tikam Korban Hingga Tewas Pakai Pisau Taji AyamPolres Minsel Amankan 1 Tersangka TPPO Prostitusi OnlineKasat Binmas Polres Tomohon Ajak Pelajar SMK Familia Jaga KamtibmasTim Puslitbang Polri Lakukan Penelitian Penanganan Dumas di Polda SulutPolda Sulut Terima Sertifikat Hak Pakai Tanah dari PemprovMabuk dan Ancam Mantan Isteri, DP Diamankan Tim Resmob Polres BitungAntisipasi Tindak Kejahatan pada Malam Hari, Polresta Manado Gencarkan Patroli ‘Silau Mata’Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67, Polres Bitung Berikan Penghargaan dan BantuanDiduga Bawa Lari Perempuan di Bawah Umur, GS Diamankan Tim Resmob Polres BitungBhabinkamtibmas Laksanakan ‘Paja Somat’ di GerejaForkopimda Minsel Sidak Pasar Cek Ketersediaan Bahan Pokok Jelang Pengucapan Syukur376 Personel Gabungan Siap Amankan Pengucapan Syukur MinselPolisi Kembali Amankan Tersangka Penyuplai Senjata dan Amunisi KKB di Timika, PapuaPerayaan Pengucapan Syukur Kota Manado, ini Imbauan KapolrestaPolres Minut Gelar TFG Antisipasi Gangguan Kamtibmas Jelang PilhutDiduga Aniaya Warga, Opa AM Diamankan Tim Resmob Polsek MatuariPolisi Gelar Pengamanan Kunjungan Kerja Menteri Koperasi dan UKM di MinselKapolres Kepulauan Talaud AKBP Dandung Sambangi KabaruanKapolri: Kita Terus Membangun Nilai Persatuan, Toleransi dan KeberagamanOlahraga Bersama Tutup Rangkaian Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67 di Polda SulutPolisi Salurkan Bansos kepada Warga Kurang Mampu Terdampak Penyesuaian Harga BBM di Rap-Rap AirmadidiPolres Kotamobagu Gelar Syukuran Hari Lalu LintasTim Resmob Presisi Polres Bitung Amankan 1 Remaja Bawa Sajam di Lokasi Kericuhan di Girian PermaiPolri: PTDH Ferdy Sambo Langkah Tegas dan Komitmen Usut Tuntas Kasus Brigadir JKapolda Sulut: Gereja Berperan Penting dalam Mengisi Pembangunan62 Anggota Polri Berpangkat Aiptu Lulus Seleksi PAG TA 2022 di Polda SulutHUT Lantas ke-67, Kapolri Resmikan Program Prioritas ETLE Nasional di 34 PoldaPolda Sulut Gelar Syukuran Hari Lalu Lintas Bhayangkara ke-67Polres Minahasa Edarkan Selebaran Imbauan Kamtibmas Jelang Pengucapan SyukurPolresta Manado Sosialisasikan Penerimaan Polri Rekrutmen Pro-Aktif Tahun 2023 di Pulau MantehagePolresta Manado Terima Kunjungan Tim Korbinmas Baharkam PolriPatroli Rayon Polresta Manado Amankan Pria Bawa Senjata Tajam di WenangSespim Lemdiklat Polri Gelar Seminar Sekolah Sespimti Dikreg ke-31 dan Sespimmen Dikreg ke-62 Tahun 2022Polri Paparkan Upaya Maksimal Amankan Pelaksanaan Presidensi G20Satlantas Polres Bitung Sanksi Tilang 83 PelanggarOknum PNS Diduga Terlibat Curanmor Diamankan Tim Resmob Polda SulutSatlantas Polres Minsel Lakukan Strong Point Cegah Kemacetan dan LakalantasPolres Kepulauan Talaud dan Jajaran Terus Gencarkan VaksinasiSambangi SMP Negeri 4 Manado, Kompol May Diana Berikan Penyuluhan Bahaya NarkobaPolisi Amankan Terduga Pelaku Penikaman di Pantai Tanah Gusur Girian BawahMenghilang 9 Bulan, Pelaku Penganiayaan di Girian Atas Ditangkap Polisi di SonderSubdit Tipidter Polda Sulut Ungkap Kasus Dugaan Penyalahgunaan BBM Solar Bersubsidi di Paal Dua ManadoPolisi Amankan Pelaku Pengancaman Panah Wayer di Jalan Raya Pateten Dua BitungSejarah Baru Polda Riau Ungkap Kasus Narkoba, Amankan 203 kg Sabu dan 404.491 Butir EkstasiAniaya Adik Kandung Gara-gara ini, SP Diamankan di Polres MinselPolresta Manado Gelar Tes Narkoba Secara Random Terhadap PersonelPolisi Amankan Terduga Pelaku Pembunuhan di Desa Tateli WeruPolresta Manado Amankan Pelaku Pembunuhan di TumumpaPolresta Manado Gelar Pengamanan Ibadah di Gereja Melalui ‘Paja Somat’Cegah Gangguan Kamtibmas Akibat Miras, Polsek Malalayang Gencarkan Patroli ‘Sibulan’Ciptakan Lingkungan Pendidikan Aman dan Nyaman, Satuan Samapta Polresta Manado Patroli ke Sekolah-sekolahPolresta Manado Kawal Salat Jumat Melalui ‘Paja Somat’Kapolsek Rainis Bersama Bhayangkari Salurkan Sembako kepada Warga Terdampak Kenaikan BBMSambangi SMA Kristen Sonder, Polisi Berikan Penyuluhan Bahaya Penyalahgunaan Narkoba dan Lakukan PemeriksaanLakukan Patroli Rutin, Tim Resmob Amankan Remaja Bersajam di Bitung TimurPolres Minahasa Utara Amankan Pelaku Curanik yang Beraksi di Beberapa TKPTim Resmob On The Road Polresta Manado Tangkap Pria Pemilik 2 Paket Sabu di Paal DuaPuluhan Personel Polres Minsel Amankan Pengosongan Lahan di TumpaanCegah Gangguan Kamtibmas, Polres Bitung Resmi Aktifkan Tim Resmob PresisiPolisi Amankan Terduga Pelaku Pencurian di Manembo-nembo Tengah BitungPolisi Amankan 2 ABG, Pelaku Pencurian Laptop di Kelurahan Aertembaga BitungCegah Barang-barang Berbahaya di Kalangan Pelajar, Polsek Wanea Gelar Razia di SekolahTim Anti Bandit Polres Tomohon Ciduk Pemuda Pemilik Sajam yang Mengaku Jaga Wanita ProstitusiKapolda Sulut Ikuti Olahraga Bersama Hingga Nikmati Sashimi Ikan Tuna di Megamas ManadoPolres Minahasa Tenggara Amankan Tiga Pelaku Judi Kartu di Buku UtaraTerekam CCTV Ancam Pakai Panah Wayer, JS Diamankan Tim Resmob Polres Bitung

Wakapolri Bicara Bagaimana Melindungi Dunia Pendidikan dari Paham Radikalisme

12 Aug 2022 - 10:08

Wakapolri Komjen Gatot Eddy Pramono mengatakan, memasuki tahun ajaran baru, dunia pendidikan, khususnya tingkat Perguruan Tinggi harus terus meningkatkan kewaspadaan terhadap paham dan gerakan kekerasan, terutama yang ditujukan untuk menggulingkan pemerintahan yang sah dengan legitimasi yang didasarkan pada pemahaman agama yang salah. Paham dan gerakan tersebut adalah intoleransi, radikalisme, ekstremisme, dan terorisme.

Menurutnya, berdasarkan catatan Global Terrorism Index 2022 menyebut bahwa sepanjang tahun 2021, terdapat 5.226 aksi terorisme di seluruh dunia. Korban meninggal dunia yang berjatuhan akibat aksi tersebut mencapai 7.142 jiwa.

“Tidak sedikit dari jumlah tersebut adalah anak-anak, perempuan, dan golongan usia renta; hal ini menunjukkan bahwa terorisme adalah kejahatan terhadap kemanusiaan, bukan gerakan keagamaan,” kata Gatot dalam keterangan tertulisnya, Jumat (12/8/2022).

Di Indonesia, kata Gatot, data yang dimiliki oleh Densus 88 terkait aksi terorisme dan penangkapan terhadap pelakunya juga menunjukkan angka yang tinggi. Fenomena ini tidak bisa dilepaskan dari penyebaran paham dan gerakan radikalisme dan intoleransi yang utamanya, menyasar kalangan anak-anak muda, termasuk dengan masuk ke wilayah pendidikan.

“Dalam lima tahun terakhir ini saja, dunia pendidikan kita, khususnya kampus, masih menjadi incaran utama kelompok radikal-terorisme,” katanya.

Jenderal bintang tiga ini menjelaskan, proses infiltrasi paham dan gerakan radikal dan ekstremisme masuk dengan berbagai cara, mulai dari menyusup di kegiatan-kegiatan keagamaan (CISForm, 2018), masjid-masjid kampus (INFID, 2018), dan persebaran buku-buku (PPIM, 2018).

Pola penyebarannya pun tidak lagi dilakukan hanya melalui medium dakwah dan forum-forum halaqah, tetapi sudah merambah ke media sosial (cyber space) dan jalur-jalur pertemanan.

“Hasilnya, sebagaimana dilaporkan PPIM (2020), 24,89% mahasiswa Indonesia terindikasi memiliki sikap intoleran. Dari sumber lain, Alvara Research (2020) melaporkan bahwa 23,4% mahasiswa dan pelajar Indonesia mengaku anti-Pancasila dan malah pro-khilafah. Data-data ini tentu mengkhawatirkan, tetapi bukan berarti tidak bisa kita kalahkan,” katanya.

Sel Tidur

Sebagai pintu terakhir sebelum menggumpal menjadi terorisme, radikalisme adalah sikap atau mental yang menyetujui dan mendukung penggunaan aksi-aksi kekerasan untuk mencapai suatu tujuan.

Mantan Kapolri Jenderal Polisi (Purn.) Prof. Drs. H. Muhammad Tito Karnavian, M.A., Ph.D. secara lebih spesifik menjelaskan bahwa seseorang dapat dicurigai terjangkit radikalisme apabila menunjukkan bentuk-bentuk aksi seperti mengapresiasi aksi terorisme, tidak mengecam aksi terorisme, menunjukkan dukungan melalui unggahan di media sosial, mencurigai aksi teror sebagai rekayasa, dan sebagainya.

“Jika sikap dan pemahaman ini tidak segera diintervensi, sangat mungkin seseorang yang sudah radikal menjadi teroris. Yang bersangkutan bukan lagi mendukung dan menyetujui aksi-aksi kekerasan, tetapi sudah terlibat langsung dengan menjadi pelaku atau eksekutor aksi-aksi kekerasan tersebut,” ujar Gatot.

Hal yang harus dipahami bersama, lanjut Gatot, radikalisme terjadi secara bertahap dan dengan kadar yang berbeda-beda pula. Umumnya, radikalisme bermula dari intoleransi, yakni sebuah pemahaman dan sikap yang menolak keberadaan kelompok lain; risih dengan perbedaan.

“Itu sebabnya, tidak sedikit pakar dan pengamat yang menyebut radikalisme ibarat sel tidur yang sewaktu-waktu dapat tergerak untuk melakukan aksi-aksi anarkis,” katanya.

Lima Sebab

Ia pun memaparkan ada lima sebab kenapa anak-anak muda tertarik pada narasi atau bahkan gerakan intoleran dan radikal. Pertama, mereka sedang mencari identitas diri. Studi yang dilakukan oleh The United States Institute of Peace pada 2010 menunjukkan bahwa 2.032 militan asing jaringan Alqaeda berasal dari kalangan mahasiswa dan pelajar; mereka adalah orang-orang yang sedang mengembara untuk menemukan jati dirinya.

Kedua, mereka membutuhkan perasaan kebersamaan. Kelompok teroris pandai memanfaatkan para remaja yang sedang resah terhadap kondisi emosionalnya. Mereka ingin mencari kebersamaan yang kadang tidak mereka dapatkan dari keluarganya.

Ketiga, mereka ingin memperbaiki apa yang dianggap mencederai rasa keadilan. Para remaja ini memiliki semangat yang menggebu-gebu dan idealisme yang tinggi untuk melakukan perubahan, hal inilah yang juga dimanfaatkan oleh kelompok teroris.

Keempat, mereka sedang membangun citra diri. Kelompok remaja sangat ingin terlihat menonjol atau eksis, karenanya mereka cenderung tidak segan untuk melakukan berbagai cara untuk tampil impresif, termasuk di antaranya adalah dengan menjadi bagian dari kelompok dan gerakan ekstremis.

Kelima, mereka memiliki akses yang luas untuk berinteraksi dengan siapa pun di dunia maya, termasuk dengan kelompok radikal. Persinggungan di dunia maya inilah yang kerap menjadi permulaan bagi kalangan muda untuk bergabung dengan kelompok teroris.

“Khusus pada poin terakhir, banyak kalangan yang menyebut media sosial telah membuat kalangan anak-anak muda semakin rentan, terutama –sebagaimana dikemukakan dalam temuan Wahid Foundation (2017)—karena kalangan muda lebih senang belajar agama dari media sosial, dengan ustaz/ah yang belum tentu terjamin kualitas keilmuan dan akhlaknya,” katanya.

Melawan dengan Kebersamaan

Gatot mengatakan, penanggulangan bahaya radikalisme dan terorisme di kalangan perguruan tinggi harus diprioritaskan, selain karena hal ini merupakan bagian dari tiga dosa besar di dunia pendidikan yang sedang gencar dihilangkan oleh pemerintah, radikalisme dan terorisme juga berpotensi besar menghancurkan bukan saja negara, tetapi kemanusiaan dan peradaban kita.

Untuk itu, Polri serius membangun kerja sama dengan universitas-universitas di Indonesia untuk melawan segala bentuk ajaran dan gerakan kekerasan. Hal ini dilakukan dengan meningkatkan kesiapsiagaan nasional, masifikasi program kontra-ideologi, deradikalisasi, netralisasi media, serta netralisasi situasi.

“Pihak kampus pun harus lebih aktif menjadi, meminjam istilah Kadensus 88, kampus inklusi anti-intoleransi. Hal tersebut dapat diwujudkan dengan pertama, membuka lebih banyak ruang perjumpaan di dalam kampus; tak boleh ada organisasi mahasiswa yang bersifat eksklusif. Kampus juga harus tegas soal regulasi anti-radikalisme di internal masing-masing. Hal ini diwujudkan salah satunya dengan kesepakatan bersama untuk selalu patuh dan menjunjung tinggi empat komitmen dasar negara, yakni Pancasila, UUD 1945, Bhinneka Tunggal Ika, dan NKRI. Kampus juga harus selalu memastikan materi pembelajaran mengandung pandangan keagamaan moderat dan bernuansa wawasan kebangsaan,” katanya.

“Hanya dengan komitmen dan kebersamaan, kita dapat bersama-sama mengalahkan paham dan gerakan kekerasan,” katanya mengakhiri.

Bagikan :

KOMENTAR